Kotamobagu—Pihak Pemkot Kotamobagu didesak LSM Formak agar secepatnya meminta asset-aset yang berhubungan dengan PAD Kota Kotamobagu (KK) yang kini masih dikuasai Pemkab Bolmong, untuk segera diserahkan.
Aset-aset tersebut diantaranya; Pasar Serasi, Pasar 23 Maret, dan perparkiran. Formak melalui Ketuanya, Ando Lobud ST mengatakan, tak terhitung berapa banyak PAD Kota Kotamobagu yang hilang setiap harinya, yang berasal dari dua asset yang notabene sumber pokok PAD Kota Kotamobagu itu. ‘’Khan aneh, sudah mekar kok asset belum juga diserahkan.
Bukankah Bolmong juga punya sumber PAD yang menurut kami masih banyak. Kami mohon pemerintah Bolmong harus ikhlas dengan menyerahkan asset-aset yang berhubungan langsung dengan PAD Kota Kotamobagu. Bagaimana KK bisa mandiri kalau asset masih ditahan? Jangan-jangan sikap Pemkab Bolmong yang sampai sekarang masih belum menyerahkan asset ada dugaan untuk memperlambat kemajuan KK, atau sebagai bargaining politik,’’ucap Ando, panjang lebar.
Untuk itu, Formak meminta pihak-pihak yang terkait agar secepatnya mendata asset milik Kota Kotamobagu, dan meminta Pemkab Bolmong secara bertahap dan cepat mengikhlaskan asset-aset itu. ‘’Agar tidak muncul spekulasi atau dugaan adanya niat lain belum diserahkan asset-aset tersebut. Karena semua tahu, banyak persoalan yang terjadi dengan belum diserahkannya asset-aset itu. Sekali lagi keikhlasan Pemkab Bolmong sangat kami harapkan demi kemajuan Kota Kotamobagu,’’tandas Ando.(jd/sk)