Tampar Murid Sampai Pendarahan di Telinga Oknum Guru Terancam dipolisikan
Senin, 31 Maret 2008 20:30:15
Klik: 73
Bolmong—Citra dunia pendidikan kembali tercoreng lewat aksi ‘tangan besi’ salah seorang oknum guru di SMU 1 Kotamobagu, HM alias Har, warga Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, yang menampar muridnya Suitika Bonde hingga pelajar Kelas III IPS 2 itu mengalami pendarahan di telinga kirinya.
Meski kejadian penamparan itu terjadi pecan lalu, namun menurut orang tuanya, Sardjan Bonde, telinga kiri putra keduanya itu masih mengalami gangguan yang cukup serius. ‘’Saya dan ibunya akan memeriksakannya ke dokter THT di Manado, karena telinga kirinya masih agak bengkak dan dia sering mengeluh kalau pendengarannya terganggu,’’tutur Sardjan, yang juga adalah personel Fraksi Golkar Dekab Bolmong.
Sekembalinya dari Manado , lanjut Sardjan, dirinya akan membawa kasus pemukulan itu ke kepolisian. ‘’Saya kecewa, kenapa pengajaran dari gurunya sampai diarahkan ke bagian yang vital. Dan sudah bukan jamannya lagi guru bertangan besi,’’kecam Sardjan. Ia juga mengaku telah menemui Kepsek SMU I Kotamobagu, Dra Suryati Pobela. ‘’Hanya menyatakan kekecewaan atas sikap guru binaannya,’’ucapnya dengan nada kecewa yang mendalam.
Sementara, terungkap dari orang tua Suitika Bonde, bahwa latar pemukulan oknum guru tersebut hanya karena masalah rambut sang murid yang dianggap mulai panjang.(jd/sk)