Bolmut—Kebijakan Pemkab Bolmut dalam merelaisasikan program kesejahteraan masyarakat patut di anjungi jempol. Pasalnya, kesan tergesa gesa dalam pengalokasian dana pembangunan ekonomi kemasyarakatan dapat menimbulkan riak riak negative dalam masyarakat.
Mengantisipasi hal tersebut, maka Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bolmut sejak februari lalu telah melakukan sosialisasi sekaligus penyerapan gagasan sebagai wujud tolak ukur dalam peng alokasian anggaran 6,2 Miliar.
Anggaran ini menurut Kepala PMD Bolmut Drs Depri Pontoh merupakan program Nasional bersumber dari APBN, bertujuan memberdayakan ekonomi masyarakat Desa.
Namun kata dia, sebelum realisasi ke pihak masyarakat desa, maka diperlukan kajian dan evaluasi yang mantap, agar kucuran anggaran tersebut benar benar tercapai sesuai tujuan program.
“Seluruh desa desa di Bolmut sudah dalam tahap pemasukan usulan ke Pemkab Bolmut. Dan dari usulan tersebut, menjadi tolak ukur dimana desa desa yang memenuhi syarat mendapat kucuran,” ungkap Depri.
Selain itu kata Depri, program PNPM akan direalisasikan untuk pembangunan fisik dan non fisik. Non Fisik, yakni meliputi pemberdayaan masyarakat desa di sector simpan pinjam koperasi wanita.(jd/sk)