LSI Segera Umumkan Hasil Survey Kandidat Pertajam Komunikasi Politik
Minggu, 06 April 2008 18:52:43
Klik: 82
Kotamobagu—Jelang pengumuman hasil survey calon kandidat Walikota Kotamobagu yang akan diusung Partai Golkar (PG), para kandidat yang masuk daftar survey parpol berlambang Beringin ini terus mempertajam komunikasi politik, baik di akar rumput, elit tradisional, kalangan midlle maupun elit parpol pengusung.
Ini karena hasil survey DPP PG melalui Lembaga Survey Indonesia (LSI), kelak akan menentukan siapa figur yang akan diusung PG dalam Pilwako Kotamobagu 5 Juli nanti. Menariknya, disela menunggu hasil survey, inisiatif untuk menjalin komunikasi kandidat ke masyarakat level bawah, menengah hingga atas, belakangan banyak diinisiasi para pendukung masing-masing. Seperti yang dilakukan pada kandidat Drs Djelantik Mokodompit, dan Hamdi Paputungan SH.
Para pendukung dua figur ini, sedang berupaya keras ‘menyatukan’ dua tokoh untuk sepaket menatap Pilwako. ‘’Dari komunikasi yang terus menerus dilakukan, Pak Djelantik dan Pak Hamdi so baku ikhlas. Soal siapa papan I (Walikota, red) itu urusan nanti, yang penting mereka sudah sepaket ke Pilwako,’’ujar salah seorang tokoh masyarakat Kotamobagu yang meminta identitasnya tak ditulis.
Hal serupa terjadi di pihak kandidat Drs Syachrial Damopolii yang Sabtu akhir pecan ini didatangi pendukungnya di Sekretariat Syachrial Damopolii (SYD), Jalan Lintas Sinindian, Kecamatan Kotamobagu Timur. Langkah yang ditempuh para pendukung kandidat Walikota, juga diikuti pendukung kandidat Wakil Walikota (Wawali), Benny Ramdhani (BRANI). Politisi vocal ini didapuk sejumlah tokoh masyarakat lintas etnik untuk bertemu di Hotel Senator Kotamobagu, Sabtu lalu.
Dari pertemuan itu, mengemuka keinginan para elit tradisonal tadi untuk mendorong BRANI disandingkan dengan kandidat Walikota seperti Drs Syachrial Damopolii dan Drs Djelantik Mokodompit.
Sementara itu, walau beberapa waktu lalu ada klaim beberapa kandidat yang menyatakan dirinya keluar sebagai pendulang suara terbanyak dalam survey LSI, namun sampai sekarang, baik DPP PG maupuan DPD PG Kotamobagu belum mengeluarkan pernyataan resmi soal pendulang suara terbanyak versi survey itu. ‘’Sampai saat ini belum ada hasil survey, itu pun hasil survey akan diserahkan LSI kepada DPP PG dan selanjutnya diserahkan ke DPD PG KK,’’terang Ketua DPD PG KK, Hi Syamsudin Kudji Moha BBA, belum lama ini. Ia menambahkan, bila hasil survey telah diserahkan ke DPD PG KK, lalu ada calon yang meraih dukungan 51 persen, maka calon tersebut otomatis akan diusung sebagai calon Walikota. ‘’Apabila tidak ada yang mencapai 51 persen, maka akan diambil tiga nama peraih suara teratas, kemudian akan dilakukan tahapan blocking vote untuk menentukan calon Walikota KK,’’jelas politisi yang kini Ketua Dekot Kotamobagu.(jd/sk)