Dengar Pidato Salah Satu Kandidat Walikota, Penulis Novel Diamuk Massa
Minggu, 11 Mei 2008 18:29:16
Klik: 141
Kotamobagu-Suhu politik Jelang Pemilikhan Walikota Kota Kotamobagu kian memanas, bahkan bukan hanya sekedar perang stemen saja yang sering di lakukan oleh sesama pendukung, namun saat ini sudah dikuti oleh aksia kekerasan.
Lihat saja nasib jelek yang menimpa penulis Novel PERJUANGAN KELUARGA TERTINDAS terbitan Balai Pustaka, Anuar Syukur yang dihajar massa salah satu kandidat Walikota yang berkunjung di Kelurahan Pobundayan Kecamatan Kotamobagu Selatan Sabtu (11/5/2008).
Anuar kepada wartawan menuturkan kalau sore itu ia dan temannya Nanda Dedullah mendatangi lokasi kunjungan salah satu kandidat Walikota Kotamobagu di Kelurahan Pobundayan, tetangga kampong asalnya Kelurahan Motoboi Kecil.
Sementara mendengarkan pidato sang kandidat Walikota, tiba-tiba keduanya didatangi massa yang tanpa tata karma langsung mengusir. Untung saja, massa yang bermaksud menghajar Anuar dan Nanda bisa dikondisikan rekan sekampungnya yang serta merta berada di kerumunan massa. ‘’Tolong tuliskan ucapan terima kasih saya pada massa yang masih bisa bertatakrama seperti Jefri Ololah dan Stevi,’’sebut sareawan muda Bolmong ini.
Sementara itu Alumni Intisut Pertanian Bogor (IPB) dan Univesitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini kepada bolmong.com dengan bijak menyampaikan bahwa masalah tersebut didiamkan saja, biaralah masyarakat yang menilai.(jd/ded)